Cara Efektif Menulis Abstrak Karya Ilmiah yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Cara Menulis Abstrak Karya Ilmiah yang Baik dan Benar

Sama seperti karya tulis lainnya, karya tulis ilmiah juga memiliki bagian penting yang dapat menentukan minat pembaca untuk membaca kelanjutan isi karya ilmiah sampai akhir. Bagian tersebut dikenal sebagai abstrak.

Membuat abstrak bukanlah tugas yang mudah karena kamu harus mampu memadatkan isi karya ilmiah yang panjang menjadi kalimat-kalimat pendek yang memuat inti dari penelitian yang dilakukan. Nah, jika kamu seorang mahasiswa, maka kamu wajib tahu cara menulis abstrak karya ilmiah yang benar.

Cara Efektif Menulis Abstrak Karya Ilmiah yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Namun, sebetulnya apa itu abstrak dalam penulisan karya ilmiah? Artikel kali ini akan membahas secara komprehensif mulai dari pengertian, tujuan, ciri-ciri, hingga cara menulis karya ilmiah yang baik dan benar yang perlu dipahami mahasiswa.

Pengertian Abstrak

Abstrak merupakan salah satu bagian dalam karya ilmiah yang berisikan inti pembahasan dari keseluruhan karya ilmiah. Abstrak disusun secara ringkas dan padat dengan memuat informasi penting terkait latar belakang, tujuan, metode, hasil, pembahasan, dan simpulan penelitian yang dijalankan.

Tujuan Abstrak

Penulisan abstrak dalam karya ilmiah bertujuan untuk memberikan gambaran isi karya ilmiah secara keseluruhan dengan kalimat yang lebih padat, singkat, dan jelas. Dengan demikian, pembaca bisa memahami inti suatu karya ilmiah tanpa perlu membaca seluruh konten yang mana bisa memakan lebih banyak waktu.

Ciri-Ciri Abstrak

Abstrak dalam karya ilmiah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Menjelaskan informasi inti karya ilmiah secara menyeluruh (memuat latar belakang, tujuan, metode, hasil, pembahasan, dan simpulan karya ilmiah)
  • Terletak di bagian awal karya ilmiah, tepat setelah halaman judul
  • Menggunakan kalimat pasif dalam bahasa Indonesia dan Inggris
  • Disusun secara padat dan ringkas
  • Terdiri dari sekitar 150-250 kata
  • Hanya berupa teks (tidak memuat singkatan, referensi, grafik, tabel, ilustrasi, atau gambar)
  • Terdapat kata kunci yang relevan dengan topik karya ilmiah di bagian bawah abstrak.

4 Jenis Abstrak yang Umum Digunakan

Terdapat empat jenis abstrak yang umum digunakan dalam karya ilmiah. Berikut penjelasan singkat keempat jenis abstrak tersebut:

1. Abstrak informatif

Abstrak informatif merupakan jenis abstrak yang memberikan gambaran jelas dan lengkap tentang latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian.

2. Abstrak indikatif

Abstrak indikatif adalah abstrak yang hanya memberikan penjelasan tentang topik permasalahan yang diangkat dalam karya ilmiah. Di dalamnya tidak mencakup pembahasan tentang latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan karya ilmiah sehingga jumlah katanya lebih sedikit dibandingkan abstrak informatif.

3. Abstrak kritis

Abstrak kritis ialah jenis abstrak yang memaparkan mengenai penilaian atau evaluasi terhadap karya ilmiah. Jenis abstrak ini biasanya diterapkan pada hasil penelitian yang memerlukan analisis secara kritis karena dianggap kontroversial.

4. Abstrak deskriptif

Terakhir ada jenis abstrak deskriptif. Abstrak ini memberikan gambaran singkat tentang karya ilmiah, namun tidak menerangkan mengenai latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian.

Apa Bedanya Abstrak dan Kesimpulan?

Tabel berikut ini menjelaskan perbedaan abstrak dan kesimpulan yang perlu dipahami oleh mahasiswa.

AspekAbstrak Kesimpulan
DefinisiBagian yang berisi gambaran inti dalam karya ilmiah secara ringkas, padat, dan jelas.Pernyataan singkat tentang hasil dan pembahasan penelitian
KontenBerisi latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian.Berisi jawaban atas daftar pertanyaan dan hasil penelitian
TujuanMemberikan gambaran pokok isi karya ilmiah secara lengkap dan ringkasMenegaskan tentang hasil penelitian dan saran tindak lanjut untuk penelitian berikutnya yang relevan
LetakAwal karya ilmiah (setelah halaman judul dan pengesahan)Akhir karya ilmiah (sebelum daftar pustaka)
Panjang/jumlah kata150-250 kata, berupa 1-3 paragraffleksibel, dalam bentuk poin-poin maupun paragraf

Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa abstrak berbeda dengan kesimpulan. Abstrak terletak di awal dan menjelaskan secara singkat tentang inti karya ilmiah, sedangkan kesimpulan terletak di akhir dan menegaskan kembali tentang hasil penelitian.

Unsur-unsur dalam Menulis Abstrak

Dalam menulis abstrak karya ilmiah, terdapat unsur-unsur yang perlu diperhatikan, antara lain:

NoUnsur Keterangan
1Jumlah kata150-250
2BahasaIndonesia dan Inggris
3Jarak antarbaris1 spasi
4Penulisan bahasa asing/ilmiahdicetak miring
5Penyampaiansingkat, jelas, dan padat
6Jumlah paragraf1-3 paragraf
7Kata kunci2-5 kata kunci yang relevan dengan topik penelitian

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa menulis abstrak karya ilmiah harus secara singkat, jelas, dan padat karena memiliki jumlah kata yang terbatas, menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, serta menyertakan kata kunci yang relevan agar mudah ditemukan pembaca di mesin pencari maupun database karya ilmiah.

Cara Menulis Abstrak Karya Ilmiah Cara Menulis Abstrak Karya Ilmiah yang Baik dan Benar

Memadatkan isi karya ilmiah yang panjang menjadi kalimat-kalimat pendek tentu bukan hal yang mudah. Untuk itu, mahasiswa perlu tahu cara efektif dalam menulis abstrak karya ilmiah yang benar berikut ini:

1. Menyusun latar belakang penelitian

Pada langkah pertama ini, kamu perlu menjelaskan alasan kenapa penelitian dilakukan, apa masalah yang ingin penulis selesaikan melalui penelitiannya, serta bagaimana dampaknya jika penelitian tersebut tidak dilakukan.

Latar belakang perlu disusun dengan kalimat yang kuat dan menarik agar mampu mendorong pembaca untuk membaca isi karya ilmiah secara keseluruhan.

2. Menerangkan tujuan dilakukannya penelitian

Selain latar belakang, tujuan penelitian juga perlu dijelaskan di dalam abstrak karya ilmiah. Tujuan penelitian memuat informasi mengenai maksud penelitian dilakukan.

Di dalam karya ilmiah, tujuan penelitian biasanya disusun dalam bentuk pertanyaan yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Yang mana, jawaban atas pertanyaan tersebut menjadi dasar penulisan kesimpulan penelitian.

3. Menjelaskan metode penelitian yang digunakan

Cara menulis abstrak karya ilmiah berikutnya adalah menjelaskan tentang metode penelitian yang digunakan oleh peneliti. Metode penelitian yang biasa digunakan seperti metode kuantitatif, kualitatif, dan eksperimental. Penjelasan tentang analisis data juga bisa kamu tambahkan pada bagian ini.

4. Memaparkan hasil penelitian

Setelah metode penelitian, langkah menulis abstrak karya ilmiah berikutnya yaitu memaparkan hasil penelitian secara ringkas. Sertakan pula data-data yang diperoleh, baik berupa angka maupun deskripsi untuk memperkuat hasil penelitian.

5. Memberikan penjelasan kesimpulan penelitian

Langkah selanjutnya dalam menulis abstrak karya ilmiah ialah memberikan penjelasan tentang kesimpulan penelitian yang didapatkan. Susun kesimpulan secara ringkas dan pastikan memuat jawaban atas tujuan penelitian yang ditetapkan serta hasil yang diperoleh.

6. Menyertakan kata kunci yang relevan dengan penelitian

Terakhir, menyertakan kata kunci yang relevan dengan topik penelitian atau karya ilmiah. Dengan adanya kata kunci, pembaca bisa lebih mudah dalam menemukan karya ilmiahmu baik melalui mesin pencarian maupun database jurnal. Biasanya, kata kunci juga bisa diambil dari judul dan mencerminkan tema utama karya ilmiah.

Contoh Abstrak Penelitian Sederhana

Berikut ini contoh abstrak penelitian singkat dan sederhana dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris:

Abstrak dalam bahasa Indonesia

Penelitian ini berjudul Pengaruh Intensitas Penggunaan Gadget terhadap Kesehatan Mental Pelajar di SMP X. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap kesehatan mental pelajar di SMP X. Penelitian ini menggunakan variabel independen intensitas penggunaan gadget dan variabel dependen kesehatan mental. Sampel penelitian ini ialah siswa-siswi yang belajar di SMP X. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan sampel dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada responden penelitian sebanyak 65 pelajar. Metode analisis data yang digunakan yaitu regresi linier sederhana, dengan uji statistik t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan intensitas penggunaan gadget terhadap kesehatan mental pelajar di SMP X.

Kata kunci: intensitas penggunaan gadget, kesehatan mental

Abstrak dalam bahasa Inggris

This study is entitled The Influence of Gadget Usage Intensity on Mental Health of Students in Junior High School X. This study aims to empirically test the influence of gadget usage intensity on mental health of students in Junior High School X. This study uses the independent variable of gadget usage intensity and mental health as the dependent variable. The sample of this study is students studying in Junior High School X. Sampling was carried out using a simple random sampling technique. Sample collection was carried out using questionnaires distributed directly to 65 students as research respondents. The data analysis method used is simple linear regression, with a t-statistical test. The results of this study indicate that there is a significant influence of gadget usage intensity on mental health of students in Junior High School X.

Keywords: intensity of gadget use, mental health

FAQ (Pertanyaan Umum)

Pertanyaan umum atau yang sering muncul berkaitan dengan cara menulis abstrak karya ilmiah yaitu:

Apa itu abstrak?

Abstrak adalah bagian dalam karya ilmiah yang memuat penjelasan inti tentang karya ilmiah secara ringkas, jelas, dan padat.

Berapa jumlah kata ideal untuk menyusun abstrak?

Idealnya, jumlah kata abstrak berkisar antara 100-150 kata.

Apa saja unsur yang perlu diperhatikan dalam menulis abstrak?

Dalam menulis abstrak, unsur-unsur yang perlu diperhatikan antara lain jumlah kata, jarak antarbaris, jumlah paragraf, bahasa, dan kata kunci.

Apakah abstrak boleh ditulis lebih dari satu paragraf?

Ya, boleh. Abstrak boleh ditulis hingga tiga paragraf.

Apa perbedaan antara abstrak dan kesimpulan dalam karya ilmiah?

Abstrak dan kesimpulan memiliki perbedaan dalam aspek letak, isi utama, jumlah kata, dan tujuan penulisan.

Apakah abstrak harus ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris?

Ya, abstrak perlu ditulis dalam bahasa Indonesia sebagai bahasa induk dan bahasa Inggris sebagai bahasa global.

Apakah abstrak boleh memuat tabel, gambar, atau ilustrasi?

Tidak, abstrak hanya memuat informasi dalam bentuk teks.

Bagaimana cara menentukan kata kunci (keywords) yang tepat pada abstrak?

Kata kunci yang tepat dalam abstrak karya ilmiah dapat ditentukan dengan cara melihat judul atau tema utama yang diangkat dalam karya ilmiah.

Bagaimana cara menulis abstrak karya ilmiah yang baik dan benar?

Cara penulisan abstrak karya ilmiah yang baik dan benar harus mencakup latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian.

Mengapa dalam karya ilmiah harus terdapat abstrak?

Abstrak dalam karya ilmiah penting untuk memberikan gambaran lengkap terkait karya ilmiah tanpa harus membacanya secara keseluruhan.

Itulah pembahasan tentang cara menulis abstrak karya ilmiah, dilengkapi dengan pembahasan relevan lainnya yang perlu mahasiswa ketahui. Mulai dari pengertian, tujuan, ciri-ciri, unsur, contoh, hingga perbedaan abstrak dengan kesimpulan dalam karya ilmiah.

Dengan memahami artikel ini, harapannya kamu yang saat sedang proses menyusun abstrak karya ilmiah, tidak bingung lagi bagaimana cara menulisnya dengan baik dan benar sehingga mampu mendorong pembaca untuk mengetahui isi karya ilmiahmu lebih lanjut.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn