
Program pendanaan penelitian dosen tahun 2026 secara umum dibagi menjadi dua skema utama, yaitu Skema Penelitian Dasar dan Skema Penelitian Terapan. Kedua skema ini menjadi jalur utama bagi dosen yang ingin memperoleh pendanaan penelitian melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.
Pembagian skema tersebut dilakukan untuk mengakomodasi berbagai tingkat kesiapan penelitian. Mulai dari penelitian yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan hingga penelitian yang diarahkan untuk menghasilkan solusi, model, maupun prototipe yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan dunia industri.
Daftar isi
Toggle2 Skema Utama Program Pendanaan Penelitian Dosen Berdasarkan Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2026
Nah, jika kamu berencana mengajukan hibah penelitian pada tahun 2026, memahami karakteristik masing-masing skema menjadi langkah penting agar proposal yang disusun sesuai dengan tujuan dan luaran yang diharapkan. Penjabaran lengkap terkait hal tersebut dapat kamu simak pada uraian di bawah ini:
Artikel yang sesuai:
Mengapa Dosen Perlu Memahami Skema Pendanaan Penelitian?
Berbicara terkait skema hibah penelitian dosen selalu erat kaitannya dengan dosen. Terutama terkait dengan proses penyusunan proposal yang dosen lakukan.
Banyak proposal penelitian ditolak bukan karena topiknya kurang menarik, tetapi karena tidak sesuai dengan skema yang dipilih. Setiap skema memiliki tujuan, target luaran, persyaratan, dan kriteria penilaian yang berbeda.
Nah, dengan memahami skema pendanaan sejak awal, dosen dapat:
- Menentukan jenis penelitian yang paling sesuai
- Menyusun target luaran yang realistis
- Menyesuaikan metode penelitian dengan ketentuan program
- Meningkatkan peluang lolos pendanaan
- Menyusun roadmap penelitian yang lebih terarah.
Karena itu, pemilihan skema tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Dosen harus benar-benar memahaminya.
Skema Utama Program Pendanaan Penelitian Tahun 2026
Berdasarkan Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026, program penelitian yang didanai DPPM secara umum terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu Penelitian Dasar dan Penelitian Terapan. Perbedaan keduanya bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini:
| Skema Utama | Fokus Utama |
|---|---|
| Penelitian Dasar | Pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan fondasi riset |
| Penelitian Terapan | Pengembangan solusi, model, teknologi, atau prototipe yang siap dimanfaatkan |
Skema Penelitian Dasar
Oke, skema utama program pendanaan penelitian dosen yang akan kita bahas terlebih dahulu yaitu skema penelitian dasar. Penelitian Dasar merupakan skema yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan teori, serta pencarian temuan-temuan baru yang memiliki kontribusi akademik.
Skema ini sangat cocok bagi dosen yang ingin membangun fondasi penelitian secara berkelanjutan. Melalui penelitian dasar, dosen didorong untuk menghasilkan kebaruan ilmiah yang dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan maupun pengembangan inovasi di masa depan.
Tujuan Penelitian Dasar
Untuk tujuan dari skema Penelitian Dasar ini bisa kamu lihat di bawah ini:
- Mengembangkan ilmu pengetahuan
- Menghasilkan temuan ilmiah baru
- Memperkuat kapasitas riset dosen
- Meningkatkan kualitas publikasi akademik
- Mendukung pengembangan roadmap penelitian.
Pada umumnya, luaran penelitian dasar lebih banyak berupa publikasi ilmiah, buku akademik, atau model konseptual yang dapat menjadi rujukan penelitian berikutnya.
Skema yang termasuk Penelitian Dasar
Berdasarkan panduan tahun 2026, kelompok penelitian dasar mencakup beberapa skema berikut ini:
| Skema | Sasaran Utama |
|---|---|
| Penelitian Dosen Pemula (PDP) | Dosen yang mulai membangun rekam jejak penelitian |
| Penelitian Tesis Magister (PTM) | Mendukung penelitian mahasiswa magister |
| Penelitian Disertasi Doktor (PDD) | Mendukung penelitian mahasiswa doktor |
| Program Magister Menuju Doktor Sarjana Unggul (PMDSU) | Penguatan riset mahasiswa PMDSU |
| Penelitian Fundamental (PF) | Pengembangan ilmu pengetahuan dasar |
| Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi (PKPT) | Penguatan kolaborasi riset antar perguruan tinggi |
Kelebihan Penelitian Dasar
Selanjutnya mari kita bahas apa kelebihan dari skema utama program pendanaan penelitian, Penelitian Dasar. Ada beberapa kelebihan, beberapa di antaranya yaitu:
- Memberikan ruang eksplorasi ilmiah yang lebih luas
- Mendukung pengembangan keilmuan jangka panjang
- Cocok untuk membangun roadmap penelitian
- Berpotensi menghasilkan publikasi bereputasi tinggi.
Namun, dampaknya terhadap masyarakat biasanya belum dapat dirasakan secara langsung. Sebab, masih berada pada tahap pengembangan ilmu pengetahuan.
Skema Penelitian Terapan

Sekarang kita akan membahas skema utama program pendanaan penelitian yang kedua yaitu skema Penelitian Terapan. Berbeda dengan penelitian dasar, Penelitian Terapan lebih berorientasi pada pemecahan masalah dan penerapan hasil penelitian untuk kebutuhan nyata.
Fokus utamanya adalah menghasilkan solusi yang dapat digunakan oleh masyarakat, pemerintah, maupun dunia industri. Penelitian terapan menjadi semakin penting karena pemerintah mendorong hilirisasi hasil riset agar manfaat penelitian dapat dirasakan secara lebih luas.
Tujuan Penelitian Terapan
Penelitian terapan bertujuan untuk:
- Menyelesaikan permasalahan nyata
- Menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan
- Mengembangkan teknologi tepat guna
- Mendorong hilirisasi hasil penelitian
- Mendukung peningkatan daya saing bangsa.
Melalui penelitian ini, dosen diharapkan tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga menghasilkan produk atau solusi yang memiliki manfaat praktis.
Skema yang termasuk Penelitian Terapan
Dalam panduan tahun 2026, penelitian terapan mencakup beberapa bentuk luaran yang berorientasi pada penerapan hasil penelitian, yaitu:
| Skema | Fokus Luaran |
|---|---|
| Penelitian Terapan Luaran Prototipe | Menghasilkan prototipe produk atau teknologi |
| Penelitian Terapan Luaran Model | Menghasilkan model, sistem, atau metode yang dapat diterapkan |
Kelebihan Penelitian Terapan
Penelitian terapan memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:
- Dampaknya lebih cepat dirasakan masyarakat
- Mendukung inovasi dan hilirisasi riset
- Berpotensi menghasilkan HKI dan paten
- Membuka peluang kerja sama dengan industri
- Mendukung pengembangan produk inovatif.
Karena itu, penelitian terapan sering menjadi pilihan bagi dosen yang ingin mengembangkan hasil penelitian hingga tahap implementasi.
Perbedaan Penelitian Dasar dan Penelitian Terapan
Agar semakin mudah memahami perbedaan dari dua jenis skema utama program pendanaan penelitian, amati karakteristik keduanya melalui tabel di bawah ini:
| Aspek | Penelitian Dasar | Penelitian Terapan |
|---|---|---|
| Fokus | Pengembangan ilmu | Penyelesaian masalah |
| Tujuan | Menghasilkan pengetahuan baru | Menghasilkan solusi |
| Luaran Utama | Publikasi, teori, model konseptual | Prototipe, model terapan, inovasi |
| Dampak | Jangka panjang | Lebih cepat dirasakan |
| Mitra Industri | Tidak selalu diperlukan | Umumnya lebih dibutuhkan |
Bagaimana Memilih Skema yang Tepat?
Pemilihan skema sebaiknya disesuaikan dengan tingkat kesiapan penelitian dan target luaran yang ingin dicapai. Jika tujuan utama penelitian adalah mengembangkan teori, memperkuat kajian ilmiah, atau membangun roadmap riset, maka penelitian dasar biasanya menjadi pilihan yang tepat.
Sebaliknya, jika penelitian diarahkan untuk menghasilkan teknologi, model, atau solusi yang dapat langsung dimanfaatkan oleh pengguna, maka penelitian terapan lebih sesuai untuk dipilih.
FAQ Seputar Skema Utama Program Pendanaan Penelitian
Inilah daftar pertanyaan seputar skema utama program pendanaan penelitian:
Apa dua skema utama program pendanaan penelitian tahun 2026?
Dua skema utama tersebut adalah Penelitian Dasar dan Penelitian Terapan. Keduanya memiliki fokus, tujuan, dan target luaran yang berbeda.
Apa perbedaan utama penelitian dasar dan penelitian terapan?
Penelitian dasar berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, sedangkan penelitian terapan berfokus pada penyelesaian masalah dan penerapan hasil penelitian.
Apakah dosen pemula bisa mengikuti program penelitian?
Ya. Dosen pemula dapat mengikuti Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) yang termasuk dalam kelompok Penelitian Dasar.
Mengapa penelitian terapan semakin penting?
Karena pemerintah mendorong hilirisasi hasil riset agar penelitian tidak berhenti pada publikasi, tetapi juga menghasilkan solusi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan industri.
Nah, itulah berbagai hal seputar dua skema utama program pendanaan penelitian. Bagaimana, apakah kamu sudah memiliki gambaran akan melakukan hibah yang mana?





