
Bagi pelajar dan mahasiswa, bisa meraih prestasi akademik maupun non akademik merupakan kebanggaan tersendiri. Melalui prestasi tersebut, mahasiswa bisa mengoptimalkan CV-nya, sedangkan bagi pelajar SMA/SMK bisa menjadi nilai tambah saat mendaftar beasiswa pendidikan atau seleksi masuk perguruan tinggi.
Nah, apa itu prestasi akademik dan non akademik? Prestasi akademik adalah pencapaian yang diperoleh dari hasil belajar, sedangkan prestasi non akademik adalah pencapaian yang didapatkan dari bidang lain di luar akademik. Misalnya dari organisasi dan ekstrakurikuler di kampus atau sekolah.
Daftar isi
ToggleMengenal Contoh Prestasi Akademik dan Non Akademik untuk Pelajar dan Mahasiswa
Lalu, seperti apa contohnya? Artikel kali ini akan memaparkan pembahasannya mulai dari pengertian, perbedaan, hingga contoh prestasi akademik dan non akademik yang perlu diketahui pelajar dan mahasiswa. Simak sampai akhir, ya!
Artikel yang sesuai:
Apa Itu Prestasi Akademik?
Prestasi adalah hasil pencapaian yang diperoleh setelah bekerja keras atau berjuang maksimal. Prestasi di sekolah maupun kampus bisa berupa prestasi akademik dan prestasi non akademik.
Prestasi akademik adalah hasil pencapaian yang diperoleh pelajar dan mahasiswa dari kegiatan belajar atau proses pendidikan secara formal di sekolah maupun kampus.
Apa Itu Prestasi Non Akademik?
Prestasi non akademik adalah hasil pencapaian pelajar dan mahasiswa dari kegiatan di luar pembelajaran di sekolah maupun kampus. Misalnya, dari kegiatan di organisasi atau ekstrakurikuler yang diikuti sehingga cakupan prestasinya pun lebih luas dan beraneka ragam.
Apa Perbedaan Prestasi Akademik dan Non Akademik?
Berikut penjelasan lebih lanjut terkait perbedaan prestasi akademik dan non akademik dilihat dari beberapa aspek:
| Aspek | Prestasi akademik | Prestasi non akademik |
|---|---|---|
| Fokus | Pendidikan dan ilmu pengetahuan (matematika, bahasa, sains) | Seni, olahraga, keterampilan/kreativitas,, minat, bakat, dan organisasi |
| Bentuk prestasi | Nilai, karya ilmiah, dan juara olimpiade | Penghargaan, kepemimpinan, juara lomba |
| Tempat memperoleh | Kampus, sekolah | Kampus, sekolah, komunitas |
| Kemampuan | Pengetahuan dan kemampuan akademik | Keterampilan, bakat, kepemimpinan |
| Contoh | Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional | Juara 1 Kompetisi Karate Tingkat Provinsi |
Kenapa Memiliki Prestasi Akademik dan Non Akademik Itu Penting?
Bagi pelajar dan mahasiswa, memiliki prestasi akademik dan non akademik merupakan hal penting. Meskipun tidak wajib, memiliki prestasi akademik maupun non akademik bisa menjadi nilai tambah saat kamu mendaftar beasiswa, mengikuti seleksi masuk ke perguruan tinggi, mengikuti kompetisi, membuat CV, dan melamar pekerjaan.
Memiliki deretan prestasi bisa menunjukkan kemampuan dan daya juang yang kamu miliki. Kedua hal ini merupakan bekal penting saat kamu harus mulai bersaing dengan ribuan atau bahkan jutaan orang lainnya yang akan memasuki perguruan tinggi maupun dunia kerja.
Mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan non akademik bisa membuat CV nya semakin optimal dan outstanding di mata rekruter. Dengan demikian, kesempatan mendapatkan pekerjaan lebih terbuka luas.
Bagaimana Contoh Prestasi Akademik?

Nah, ada banyak sekali contoh prestasi akademik dan non akademik yang bisa coba diraih pelajar dan mahasiswa.
Contoh prestasi akademik untuk pelajar
- Mendapatkan nilai tertinggi untuk mata pelajaran tertentu
- Meraih peringkat 3 besar di kelas
- Juara dalam Olimpiade Siswa Nasional (OSN)
- Juara lomba cerdas cermat
- Dan lain-lain
Contoh prestasi akademik untuk mahasiswa
- Mendapatkan nilai tertinggi untuk mata kuliah tertentu
- Lulus tepat waktu
- Mendapatkan IPK cumlaude
- Mendapatkan predikat wisudawan terbaik
- Menjadi finalis terbaik dalam lomba debat nasional
- Juara dalam kompetisi Program Kreatif Mahasiswa (PKM)
- Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)
- Terpilih dalam program student exchange (pertukaran mahasiswa)
- Terpilih menjadi asisten dosen
- Menerbitkan karya ilmiah di jurnal nasional maupun internasional
- Diterima magang di perusahaan besar
- Dan lain-lain
Bagaimana Contoh Prestasi Non Akademik?
Prestasi non akademik diperoleh pelajar dan mahasiswa di luar kegiatan belajar secara formal di sekolah maupun kampus. Misalnya dalam kegiatan seni, olahraga, keterampilan, kepemimpinan, dan sebagainya. Berikut contoh-contoh prestasi non akademik, baik bagi pelajar maupun mahasiswa:
- Juara kompetisi bulu tangkis
- Juara lomba renang
- Juara turnamen sepak bola
- Juara lomba desain poster kemerdekaan
- Juara kompetisi tari atau dance
- Juara fotografi
- Juara lomba menyanyi
- Juara lomba cipta dan baca puisi
- Juara lomba menulis cerpen
- Juara lomba orasi
- Memenangkan kompetisi video editing
- Diundang menjadi pembicara sebagai pelajar/mahasiswa inspiratif
- Berhasil menjadi ketua organisasi dan memiliki kontribusi yang jelas
- Terpilih sebagai koordinator dalam program besar
- Memperoleh penghargaan atas program kerja yang dipimpin
- Mendapatkan apresiasi atas kegiatan sosial yang dilakukan
- Dan lain-lain
Bagaimana Cara Menulis Prestasi di CV dan Formulir Pengajuan Beasiswa?
Menulis prestasi yang tepat dalam daftar riwayat hidup (CV) maupun formulir pengajuan beasiswa perlu mencantumkan konteks prestasi, tingkat lomba, penyelenggara (jika relevan), dan tahun lomba.
Penulisan prestasi dalam CV, misalnya seperti berikut:
- Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional yang diselenggarakan Universitas Padjajaran, 2024.
- Juara 3 Lomba Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), 2023.
Penulisan prestasi dalam formulir pengajuan beasiswa, contohnya:
- Juara 1 Olimpiade Biologi Tingkat Provinsi, 2026.
- Juara 2 Lomba Cipta Cerpen Tingkat Nasional, 2025.
FAQ Seputar Contoh Prestasi Akademik dan Non Akademik
Berikut daftar pertanyaan yang sering diajukan seputar contoh prestasi akademik dan non akademik beserta jawabannya:
1. Apa yang dimaksud prestasi akademik?
Prestasi akademik adalah pencapaian yang diperoleh melalui kegiatan belajar atau proses pendidikan di dalam sekolah atau kampus.
2. Apa yang dimaksud prestasi non akademik?
Prestasi non akademik adalah pencapaian yang berkaitan dengan kegiatan di luar sekolah/kampus, misalnya kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler (seni, olahraga, dan lain-lain).
3. Apakah menjadi ketua organisasi bisa disebut prestasi?
Menjadi ketua organisasi lebih tepat disebut sebagai pengalaman, bukan prestasi. Namun, bisa disebut prestasi jika pelajar/mahasiswa mendapatkan penghargaan, pencapaian, atau hasil terukur saat mengemban jabatannya tersebut.
4. Bagaimana jika belum memiliki prestasi?
Jika merasa belum memiliki prestasi, kamu bisa gunakan:
- Pengalaman organisasi yang relevan
- Karya/proyek yang pernah dikerjakan
- Pencapaian kecil yang relevan
- Sertifikat atau penghargaan yang pernah diperoleh
Hal-hal di atas bisa mahasiswa cantumkan dalam CV sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan. Sementara itu, bagi pelajar bisa mulai mengikuti kompetisi sejak sekarang untuk mengumpulkan prestasi agar memiliki peluang lebih tinggi untuk lolos seleksi beasiswa masuk perguruan tinggi.
5. Bagaimana supaya prestasi yang dicantumkan bisa dipercaya?
Agar prestasi yang dicantumkan bisa dipercaya, maka pelajar/mahasiswa bisa menyertakan sertifikat dan bukti karya yang dilombakan.
6. Apakah mendapatkan sertifikat termasuk prestasi?
Mendapatkan sertifikat tidak selalu dapat disebut sebagai prestasi. Sertifikat bisa juga hanya sebagai bukti keikutsertaan pelajar/mahasiswa dalam suatu kegiatan. Untuk itu, isi sertifikat perlu dilihat kembali apakah memberikan keterangan juara atau hanya sebagai partisipan.
Demikian tadi pembahasan tentang pengertian, perbedaan, hingga contoh prestasi akademik dan non akademik untuk pelajar dan mahasiswa.
Memiliki prestasi memang tidak wajib. Namun, dengan memiliki prestasi baik akademik maupun non akademik, mahasiswa bisa menarik perhatian rekruter saat mengajukan lamaran pekerjaan. Sementara bagi pelajar akan lebih berpeluang mendapatkan beasiswa pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Nah, jadi, yuk rajin belajar dan bangun prestasi kamu mulai dari sekarang! Kamu bisa mulai dari bidang yang paling disukai supaya lebih mudah dan tidak merasa terbebani. Semoga berhasil!





