Mengenal Apa Itu Karya Tulis Ilmiah, Jenis, Ciri-Ciri, dan Strukturnya

Mengenal Apa Itu Karya Tulis Ilmiah, Jenis, Ciri-Ciri, dan Strukturnya

Menyusun karya tulis ilmiah (KTI) merupakan salah satu kegiatan yang biasa dilakukan kalangan akademisi. Apa itu karya tulis ilmiah? Sederhananya, karya tulis ilmiah adalah tulisan yang disusun untuk menyelesaikan suatu permasalahan menggunakan metode ilmiah.

Proses penyusunan karya tulis ilmiah juga tidak sembarangan. Karya tulis ilmiah disusun berdasarkan pedoman dan etika penulisan yang berlaku, serta dapat dikerjakan secara individu maupun berkelompok.

Mengenal Apa Itu Karya Tulis Ilmiah, Jenis, Ciri-Ciri, dan Strukturnya

Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas lengkap mulai dari pengertian, jenis, ciri-ciri, dan struktur karya tulis ilmiah. Jika kamu mahasiswa yang saat ini sedang bersiap menyusun karya tulis ilmiahmu, yuk langsung simak uraian berikut!

Apa Itu Karya Tulis Ilmiah?

Secara umum, karya tulis ilmiah adalah karya tulis yang disusun untuk mengkaji dan memecahkan suatu permasalahan menggunakan serangkaian metode ilmiah.

Sementara itu, para ahli juga turut membagikan pandangan masing-masing dalam mendefinisikan apa itu karya tulis ilmiah. Berikut beberapa ahli yang menyampaikan pendapatnya:

1. Brotowidjoyo

Brotowijoyo berpendapat bahwa karya tulis ilmiah adalah jenis karya tulis yang disusun berdasarkan fakta yang ditemukan melalui penelitian dan metodologi penulisan yang benar.

2. Totok Djuroto dan Bambang Supriyadi

Menurut Totok Djuroto dan Bambang Supriyadi, karya tulis ilmiah adalah kegiatan tulis menulis yang disusun berdasarkan hasil penelitian. Penyusunan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menemukan jawaban dari permasalahan yang diangkat menggunakan metode ilmiah.

3. Eko Susilo M

Apa itu karya tulis ilmiah menurut Eko Susilo adalah tulisan yang dihasilkan melalui proses ilmiah. Yakni observasi, evaluasi, penelitian, penyusunan dengan metode tertentu, sistematika yang santun dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Apa Saja Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah?

Pada umumnya, karya tulis ilmiah terbagi menjadi tiga jenis, antara lain:

1. Karya tulis ilmiah formal

Karya tulis ilmiah formal adalah jenis karya tulis ilmiah yang dalam proses penyusunannya harus mematuhi pedoman atau kaidah yang berlaku dan ketentuan akademik secara lengkap. Contoh karya ilmiah formal antara lain skripsi, tesis, dan disertasi.

2. Karya tulis ilmiah semiformal

Karya tulis ilmiah semiformal adalah karya tulis ilmiah yang disusun secara lebih sederhana dengan memenuhi serangkaian kaidah atau pedoman yang berlaku. Misalnya, makalah dan laporan.

3. Karya tulis ilmiah populer

Selain karya ilmiah formal dan semiformal, yang terakhir ada karya ilmiah populer. Yakni karya yang disusun menggunakan bahasa informal atau tidak baku dan lebih ringkas. Inilah kenapa karya ilmiah populer bisa dimuat di media massa karena isinya mampu dipahami tidak hanya oleh kalangan akademisi saja, melainkan juga masyarakat umum.

Bagaimana Ciri-Ciri Karya Tulis Ilmiah?

Nah, setelah tahu apa itu karya tulis ilmiah dan jenis-jenisnya, mahasiswa juga perlu paham bagaimana ciri-ciri karya tulis ilmiah agar bisa membedakannya dengan jenis karya tulis yang lain. Untuk itu, berikut ciri-ciri umum karya tulis ilmiah:

NoCiri-ciriKeterangan
1JelasTidak ambigu, bersifat ilmiah, dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
2LogisDisusun secara runtut, tidak membuat bingung, dan dapat diterima akal sehat.
3ObjektifDisusun sesuai fakta yang ditemukan di lapangan, bukan berdasarkan opini pribadi, orang lain, atau kelompok.
4ReproduktifMampu dipahami orang lain sehingga penyusunannya harus jelas dan logis.
5Bahasa bakuDisusun berdasarkan kaidah tata bahasa  yang berlaku agar sesuai target pembaca yang merupakan kalangan akademisi.
6SistematisTerdapat standar atau aturan baku dalam penulisan KTI.
7Menggunakan kalimat efektifKalimat-kalimat di dalam karya tulis ilmiah memiliki struktur yang jelas, mencakup subjek, predikat, dan objek. Minimal, kalimat dapat dipahami dengan baik oleh pembaca dan tidak menyebabkan salah penafsiran.
8KohesiTerdiri dari bab-bab yang saling berkesinambungan, mulai dari bab satu sampai akhir supaya runtut, logis, dan mudah dimengerti.

Apa Saja Struktur Karya Tulis Ilmiah?

Mengenal Apa Itu Karya Tulis Ilmiah, Jenis, Ciri-Ciri, dan Strukturnya

Tidak cukup memahami apa itu karya tulis ilmiah, jenis, dan ciri-cirinya saja, kamu juga perlu paham apa saja struktur karya tulis ilmiah. Di bawah ini struktur karya tulis ilmiah:

1. Judul

Struktur karya tulis ilmiah yang paling awal adalah judul. Judul karya tulis ilmiah biasanya menyesuaikan dengan bidang studi yang dipelajari mahasiswa.

Jika mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat, maka judul karya ilmiah yang diambil tidak jauh-jauh dari pembahasan seputar kesehatan masyarakat. Misalnya mengenai stunting, kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit menular, dan sebagainya. Sebagai contoh:

  • Hubungan Intensitas Penggunaan Gadget dengan Kesehatan Mata Siswa di SMA X
  • Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Perubahan Pola Makan Siswa di SMP X
  • Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis terhadap Penurunan Angka Stunting

2. Abstrak

Setelah judul, struktur karya tulis ilmiah berikutnya adalah abstrak. Abstrak adalah ringkasan dari karya ilmiah yang mencakup penjelasan singkat terkait latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, serta simpulan penelitian.

Pada umumnya, abstrak dibuat tidak lebih dari 250 kata. Meski begitu, ketetapan jumlah katanya bisa berbeda-beda tergantung dari kebijakan masing-masing institusi atau perguruan tinggi.

3. Pendahuluan

Pendahuluan merupakan bab pertama karya tulis ilmiah yang berisikan beberapa poin pembahasan seperti latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, serta keaslian penelitian.

  • Latar belakang: Menjelaskan alasan di balik penelitian yang dilakukan dan apa urgensinya berdasarkan data atau referensi yang ditemukan di lapangan.
  • Rumusan masalah: Berisi daftar pertanyaan yang ingin ditemukan jawabannya melalui penelitian tersebut.
  • Tujuan: Jawaban atas rumusan masalah yang ditetapkan.
  • Manfaat: Kontribusi penelitian bagi peneliti lain, masyarakat, maupun instansi.
  • Keaslian penelitian: Menjelaskan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian yang diangkat.

4. Tinjauan pustaka

Tinjauan pustaka umumnya ada di bab dua karya tulis ilmiah. Di dalamnya memuat pembahasan terkait variabel-variabel penelitian yang digunakan.

Pada bagian ini, kamu bisa menyertakan penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitianmu. Dengan demikian, penelitian kamu dianggap kuat sehingga diakui kebenarannya dan pembaca bisa menilai adanya unsur kebaruan dalam penelitianmu dari penelitian-penelitian sebelumnya.

5. Metodologi penelitian

Bab ketiga ada metodologi penelitian. Beberapa poin pembahasan dalam metodologi penelitian antara lain jenis penelitian, desain penelitian, populasi dan sampel penelitian, lokasi dan waktu penelitian, aspek yang diteliti, teknik pengambilan dan analisis data, instrumen penelitian, prosedur penelitian, hingga manajemen data.

Pada intinya, dalam metodologi penelitian menjelaskan cara memecahkan permasalahan yang diangkat menggunakan metode ilmiah.

6. Hasil dan pembahasan

Setelah metodologi penelitian, struktur karya ilmiah selanjutnya adalah hasil penelitian. Struktur ini memuat hasil penelitian yang biasanya disajikan dalam bentuk grafik, tabel, atau narasi berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data penelitian menggunakan jenis uji yang dipilih. Hasil penelitian ini harus mampu menjawab pertanyaan penelitian yang ditetapkan di awal.

Sementara itu di bagian pembahasan akan dibahas lebih dalam seputar hal-hal berikut:

  • Interpretasi hasil penelitian
  • Perbandingan penelitian yang dilakukan dengan penelitian-penelitian terdahulu yang relevan, baik dari segi subjek maupun hasil penelitian
  • Nilai kebaruan yang ditemukan dalam penelitian

7. Simpulan

Simpulan merupakan bagian akhir bab karya tulis ilmiah yang memuat rangkuman dan simpulan berdasarkan penelitian yang dilakukan. Struktur simpulan ini juga harus mampu menjawab tujuan penelitian.

Agar bisa menghasilkan simpulan yang menyajikan inti informasi dari karya ilmiah secara ringkas dan mudah dipahami, maka kamu perlu membaca kembali seluruh isi karya ilmiah.

8. Daftar pustaka

Setelah simpulan, bagian berikutnya adalah daftar pustaka. Daftar pustaka berisikan berbagai referensi yang kamu gunakan dalam menyusun karya ilmiah, baik referensi berupa buku cetak maupun artikel dan jurnal yang diakses secara online.

Format penulisan daftar pustaka yang umumnya digunakan, antara lain format APA, MLA, dan Chicago. Pilih sesuai format yang ditetapkan perguruan tinggi tempat kamu belajar.

9. Lampiran

Setelah daftar pustaka, masih ada bagian paling akhir dari karya tulis ilmiah, yakni lampiran. Lampiran berisikan kumpulan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa mahasiswa telah benar-benar melakukan penelitian.

Lampiran bisa berupa lembar kuesioner penelitian yang digunakan, hasil uji data penelitian menggunakan software uji data seperti SPSS, foto pembagian kuesioner oleh peneliti, dan pengisian kuesioner oleh responden penelitian.

FAQ Seputar Karya Tulis Ilmiah

Berikut daftar pertanyaan yang sering diajukan seputar karya tulis ilmiah dilengkapi jawabannya:

1. Apa itu karya tulis ilmiah?

Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang disusun untuk memecahkan suatu permasalahan menggunakan metode ilmiah.

2. Apa perbedaan utama karya tulis ilmiah dengan karya tulis lainnya?

Karya tulis ilmiah memiliki aturan penulisan sesuai ketentuan akademik, menggunakan bahasa baku dalam penyusunannya, dan ditujukan untuk kalangan akademisi.

3. Apakah karya tulis ilmiah bisa diterbitkan?

Ya, bisa. Dengan catatan, karya tulis ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertasi sudah diubah ke format sajian buku umum. Kamu bisa mengubah formatnya secara mandiri maupun menggunakan bantuan Jasa Konversi KTI menjadi buku.

Demikian pembahasan apa itu karya tulis ilmiah, jenis, ciri-ciri, dan strukturnya yang perlu dipahami mahasiswa. Bagi kamu yang sedang dalam proses penyusunan karya ilmiah, semoga bisa berjalan sukses dan apa yang kamu sajikan bisa bermanfaat bagi banyak orang!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn