Tahapan dalam Proses Penelitian Kualitatif dari Awal Sampai Akhir

Tahapan dalam Proses Penelitian Kualitatif dari Awal Sampai Akhir

Siapa yang ingin menggali suatu permasalahan atau fenomena sosial secara mendalam? Jika iya, kamu bisa menggunakan pendekatan penelitian kualitatif bukan penelitian kuantitatif yang fokus pada angka dan pengujian hipotesis.

Tahapan dalam proses penelitian kualitatif tidak hanya dilaksanakan demi memenuhi aturan akademik, melainkan sebuah alur eksplorasi yang terstruktur tapi dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Mulai dari menentukan masalah hingga menyusun laporan harus dikerjakan secara sistematis.

Tahapan dalam Proses Penelitian Kualitatif dari Awal Sampai Akhir

Melalui artikel ini, kita akan mempelajari berbagai tahapan penting yang harus dilalui dalam penelitian kualitatif. Harapannya, setelah membaca informasi ini, teman-teman yang akan melakukan riset untuk skripsi atau karya ilmiah bisa merancang dan menjalankan proses penelitian dengan lebih terarah.

Penasaran bagaimana tahapannya? Yuk, simak uraian selengkapnya di bawah ini.

Apa itu Penelitian Kualitatif?

Menurut Rijal Fadli (2021), penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang dipakai untuk memahami sekaligus menggali fenomena-fenomena sosial atau tindakan individu/kelompok secara mendalam. Penelitian ini berusaha menghasilkan penjabaran yang kaya, detail, sekaligus mendalam yang disajikan dalam bentuk narasi.

Sementara itu, Marinu Waruwu (2023) mengartikan penelitian kualitatif sebagai proses penyelidikan yang bertujuan untuk membongkar dan memahami suatu fenomena sosial serta permasalahan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain untuk mencari makna, penelitian ini juga berorientasi untuk menjelaskan konsep, karakter, gejala, dan simbol secara komprehensif terkait fenomena yang dikaji.

Apa Tujuan Penelitian Kualitatif?

Berikut adalah beberapa tujuan penelitian kualitatif yang perlu diketahui, yaitu:

  • Memahami suatu masalah atau realitas sosial secara lebih mendalam;
  • Menggali informasi secara menyeluruh dan kontekstual;
  • Menjelaskan fenomena yang kompleks dan dinamis;
  • Mendapatkan pemahaman yang komprehensif terhadap perilaku, tindakan, persepsi, serta motivasi individu atau kelompok;
  • Menginterpretasikan makna berdasarkan sudut pandang informan;
  • Menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu fenomena terjadi;
  • Mengeksplorasi topik-topik yang belum banyak diteliti;
  • Menggambarkan realitas sosial secara natural tanpa rekayasa;
  • Mengembangkan teori baru berdasarkan data yang didapatkan dari lapangan.

Apa saja Jenis Pendekatan Penelitian Kualitatif?

Di bawah ini merupakan 4 jenis pendekatan yang biasa digunakan dalam penelitian kualitatif.

1. Etnografi

Etnografi merupakan pendekatan yang fokus mengkaji kebiasaan, gaya hidup, atau bahasa suatu kelompok maupun komunitas budaya secara langsung di lapangan. Agar data yang diperoleh akurat dan berkualitas, peneliti wajib terjun dan hidup bersama untuk mengamati cara kelompok tersebut berinteraksi sekaligus menyaksikan dinamika sosial secara nyata.

2. Fenomenologi

Fenomenologi adalah pendekatan penelitian kualitatif yang berupaya melihat dan memaknai suatu peristiwa atau kejadian dalam hidup manusia. Sudut pandang orang yang diteliti menjadi kunci utama untuk memahami suatu kejadian, meskipun perspektif tersebut sering kali dipengaruhi oleh aturan yang berlaku atau hubungan dengan orang lain.

3. Studi Kasus

Studi kasus dapat diartikan sebagai pendekatan yang digunakan saat akan meneliti suatu masalah, kejadian, atau fenomena tertentu secara detail dan menyeluruh. Bukan untuk membanding-bandingkan peristiwa lain, tapi fokus utama pendekatan ini terletak pada keunikan serta daya tarik dari kasus itu sendiri. Oleh sebab itu, studi kasus sangat cocok dipakai untuk membedah suatu fenomena dari berbagai sudut pandang secara mendalam.

4. Grounded Theory

Grounded Theory merupakan jenis penelitian kualitatif yang berfungsi untuk menghasilkan atau membangun teori baru. Peneliti mengumpulkan berbagai fakta sosial secara sistematis, kemudian mengolahnya demi memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang suatu masalah.

Maka dari itu, pendekatan ini sangat pas untuk menelaah karakteristik maupun identitas kelompok sosial serta menciptakan teori baru yang relevan dengan realitas di lapangan.

Apa Saja Metode Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif?

Tahapan dalam Proses Penelitian Kualitatif dari Awal Sampai Akhir

Berikut adalah tabel yang berisi penjelasan singkat mengenai 3 metode utama dalam proses pengumpulan data penelitian kualitatif.

Teknik

Cara Pelaksanaan

Tujuan

WawancaraInteraksi dengan informan secara langsung, baik bertemu secara tatap muka atau melalui alat komunikasi digital.Mendapatkan informasi data mendalam dari informan sesuai masalah yang diteliti.
ObservasiPengamatan langsung dan melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan sehari-hari subjek penelitian.Memahami permasalahan secara lebih mendalam dan autentik.
DokumentasiMengkaji berkas tertulis/arsip, mulai dari dokumen administratif, memo, agenda, hingga korespondensi.Sebagai bukti pendukung atau pelengkap data utama serta memberikan gambaran terjadinya suatu fenomena.

Apa Saja Tahapan dalam Penelitian Kualitatif?

Adapun tahapan atau langkah-langkah yang harus ditempuh ketika melakukan penelitian kualitatif adalah:

1. Melakukan identifikasi masalah

Tahap awal dalam penelitian kualitatif yaitu menentukan masalah atau topik utama yang ingin dikaji melalui penelitian. Sebagai landasan dari seluruh rangkaian penelitian, identifikasi masalah harus memberikan alasan yang jelas mengapa fenomena tersebut menarik, relevan, dan pantas untuk diteliti secara mendalam.

2. Kajian pustaka (literature review)

Setelah menentukan masalah yang akan diteliti, selanjutnya kita perlu membaca berbagai referensi seperti buku, jurnal, atau artikel ilmiah yang berkaitan dengan topik tersebut. Lewat kajian pustaka, bisa akan memahami segala hal tentang masalah yang diangkat. Di sini, kita juga perlu menunjukkan unsur kebaruan atau novelty yang menjadi aspek pembeda dari penelitian-penelitian yang sudah ada.

3. Menentukan metodologi penelitian

Menetapkan metode penelitian yang akan digunakan merupakan tahap krusial demi memastikan bahwa masalah yang diteliti bisa dianalisis serta dijawab secara tepat. Oleh sebab itu, kita perlu merumuskan tujuan utama atau fokus penelitian ini terlebih dahulu. Dari sana, kita dapat menentukan pendekatan, teknik, dan langkah-langkah kerja yang sesuai dengan arah penelitian.

4. Mengumpulkan data

Tahap pengumpulan data adalah proses peneliti menghimpun fakta serta informasi penting demi menjawab rumusan masalah dan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian. Agar hasilnya maksimal, kita harus cermat dalam memilih siapa yang menjadi sumber informasi atau informan penelitian. Pastikan mereka betul-betul paham dan mampu memberikan informasi yang sangat jelas serta relevan dengan permasalahan yang diteliti.

5. Melakukan analisis data

Setelah seluruh data terkumpul, peneliti perlu mempelajari, mengolah, dan menganalisis secara saksama. Caranya yaitu dengan menghubungkan berbagai temuan yang ada dengan landasan teori yang dipakai. Dengan begitu, kita akan memperoleh pemahaman detail, kesimpulan, atau bahkan teori baru dari fenomena yang dikaji.

6. Menyusun Laporan

Laporan penelitian kualitatif disajikan dalam bentuk cerita deskriptif yang detail dan mendalam. Hal ini bertujuan agar pembaca dapat ikut merasakan serta memahami gambaran segala proses penelitian yang sudah kita jalani.

FAQ Seputar Tahapan dalam Proses Penelitian Kualitatif

Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan sekaligus jawaban perihal tahapan dalam proses penelitian kualitatif.

Q1: Mengapa menentukan fokus penelitian di awal sangat penting?

Supaya proses pengumpulan data dapat berjalan sesuai rencana dan tidak melebar kemana-mana. Namun, fokus penelitian masih bisa berkembang atau kita sesuaikan dengan kondisi atau realita di lapangan.

Q2: Kapan proses pengumpulan data kualitatif bisa dihentikan?

Proses pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dapat kita hentikan jika data sudah mencapai titik jenuh (saturasi data). Kondisi ini ditandainya dengan tidak adanya informasi baru atau jawaban dari informan mulai sama/berulang.

Q3: Apa perbedaan peran peneliti dalam penelitian kualitatif dengan kuantitatif?

Peneliti dalam penelitian kualitatif memiliki peran sebagai instrumen utama yang berinteraksi dan terlibat secara langsung dengan subjek penelitian. Sementara itu, peran peneliti dalam penelitian kuantitatif yaitu pihak yang mengukur serta melihat data penelitian secara objektif melalui kuesioner.

Demikianlah, penjelasan lengkap mengenai apa itu penelitian kualitatif sampai tahapan atau langkah-langkah yang harus peneliti lakukan. Semoga setelah membaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman perihal penelitian kualitatif semakin meningkat, ya!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn