
Pada dasarnya, organisasi kampus merupakan wadah yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk menggali dan mengembangkan berbagai potensi yang tidak didapatkan di kelas. Selain untuk menuangkan ide-ide kreatif, beberapa alasan penting mengikuti organisasi kampus antara lain yaitu untuk menyampaikan pendapat dan melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama.
Semua kegiatan yang ada di dalam organisasi kampus sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Dengan kata lain, setiap kegiatan juga didesain untuk mengawal visi dan misi yang ingin perguruan tinggi capai.
Daftar isi
ToggleAlasan Penting Mengikuti Organisasi Kampus bagi Mahasiswa
Melalui artikel ini, kita akan mempelajari alasan-alasan penting mengapa mahasiswa perlu mengikuti organisasi yang ada di kampus. Tidak hanya itu, tulisan ini juga menjelaskan tentang jenis-jenis organisasi yang bisa kita ikuti selama menjalani pendidikan S1. Agar semakin paham, berikut penjelasan selengkapnya.
Artikel yang sesuai:
Jenis-Jenis Organisasi Kampus
Sebelum menelusuri landasan utama kenapa mahasiswa harus bergabung ke dalam salah satu organisasi kampus, kita perlu mengetahui apa saja jenis-jenisnya terlebih dahulu.
Organisasi intra kampus
Secara sederhana, kita dapat mengartikan organisasi intra kampus sebagai komunitas mahasiswa yang diakui secara resmi dan berada di bawah binaan universitas atau institusi pendidikan. Berbagai kegiatan yang ditawarkan sangat bervariasi, mulai dari olahraga, seni, pelaksana program mahasiswa, hingga penalaran. Setiap mahasiswa bisa memilih jenis organisasi yang paling sesuai dengan minat masing-masing.
1. Badan eksekutif mahasiswa (BEM)
BEM adalah singkatan dari Badan Eksekutif Mahasiswa yang bertugas melaksanakan berbagai program kerja, baik di tingkat fakultas maupun universitas. Bukan sekadar tempat untuk menyalurkan pendapat atau aspirasi mahasiswa, BEM juga punya peran kruasila sebagai penggerak perubahan dan penghubung seluruh mahasiswa.
2. Senat mahasiswa
Berbeda dengan BEM yang memiliki kewajiban untuk menjalankan program, maka Senat Mahasiswa bertindak sebagai pengawas program kerja, mengatur anggaran, serta membuat kebijakan (lembaga legislatif). Organisasi ini bertujuan untuk menegakkan aturan, mendukung kelancaran kegiatan, dan memperhatikan bahwa norma-norma di kampus sudah berjalan dengan baik.
3. Unit kegiatan mahasiswa (UKM)
Bagi teman-teman yang kurang menyukai kegiatan berbau politik, kalian bisa bergabung ke UKM yang serupa dengan ekstrakurikuler saat di sekolah. Sebagai wadah berkumpulnya mahasiswa yang punya kesamaan hobi, minat, dan kreativitas.
Selain seni dan olahraga, UKM juga memiliki beberapa jenis lain yang bersifat penalaran, seperti penelitian, penulisan karya ilmiah, rekayasa teknologi, dan kependudukan. Bergabung dengan UKM tidak akan membuat mahasiswa rugi, malah membuat wawasan semakin luas, teman semakin banyak, dan punya pengalaman organisasi yang berharga.
4. Lembaga pers mahasiswa (LPM)
Untuk kalian yang tertarik di bidang jurnalistik dan media kampus, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) bisa menjadi organisasi yang tepat. Di sini, kita akan belajar menjadi jurnalis, fotografer, hingga editor yang mengulas berbagai isu yang berkembang di dalam maupun luar kampus. Menjadi anggota LMP juga berarti melatih cara berpikir kritis, membangun relasi, dan memperoleh akses khusus bertemu orang-orang penting.
5. Himpunan mahasiswa jurusan/program studi (HMJ/HMPS)
Jenis organisasi intra kampus ini berada di ruang lingkup yang lebih spesifik, yaitu di tingkat jurusan atau program studi. Tidak hanya bertujuan untuk membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam urusan akademis atau perkuliahan, HMJ juga sering mengadakan kegiatan seru yang berkaitan dengan bidang keilmuan seperti seminar, workshop, dan pentas seni.
Organisasi ekstra kampus
Berbeda dengan organisasi intra, organisasi ekstra kampus (OMEK) bersifat independen dan bebas dari aturan perguruan tinggi. Organisasi ini sangat cocok bagi mahasiswa yang mendambakan tantangan, keluar dari zona nyaman, serta memperluas jaringan dengan mahasiswa dari kampus-kampus lain.
1. AIESEC
AIESEC adalah organisasi nonprofit internasional yang bertujuan untuk pengembangan kepemimpinan (leadership) mahasiswa lewat program independensi dan pertukaran budaya dengan negara lain. Jika mahasiswa aktif dalam organisasi ini, mereka akan memperoleh pengalaman kerja global yang tidak ternilai yang berguna untuk masa depan kelak.
2. StudentsxCEOs
Jenis organisasi ini sangat pas untuk kalian yang tertarik dengan dunia bisnis, manajemen, dan kepemimpinan. StudentsxCEOs memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar dan langsung didampingi langsung oleh para direktur atu CEO perusahaan terkemuka. Dengan begitu, skill bisnis kita dapat terasah sejak di bangku perkuliahan.
3. Organisasi kerohanian
Organisasi ekstra kampus ini dibentuk karena adanya kesamaan agama/keyakinan para anggotanya, misalnya HMI, PMII, GMKI, dan IMM. Selain bertujuan untuk memperluas relasi pertemanan, organisasi kerohanian juga menjadi tempat untuk memperkuat iman dan nilai-nilai keagamaan secara utuh.
Alasan Penting Mengikuti Organisasi Kampus

Berikut adalah beberapa alasan penting mengapa kita harus mengikuti organisasi kampus, yaitu:
1. Sarana untuk mengembangkan diri
Alasan mendasar mengikuti organisasi di kampus yang pertama yakni agar memperoleh petualangan baru untuk mengenal diri sendiri dengan lebih mendalam. Ketika memutuskan untuk bergabung ke dalam salah satu organisasi, kita akan ditantang untuk mencoba banyak hal baru. Kegiatan demi kegiatan yang kita ikuti, secara tidak langsung mengasah potensi yang selama ini hanya terpendam di dalam diri.
Organisasi juga menjadi wadah yang tepat untuk menyalurkan hobi serta menemukan minat baru. Dengan terbiasa berdiskusi dan bertukar pikiran dengan anggota lain yang berasal dari jurusan/fakultas yang berbeda, wawasan kita secara otomatis akan bertambah luas.
2. Tempat terbaik membangun relasi
Sebagai mahasiswa baru, tentu kita merasa cemas dan asing terhadap suasana kampus yang berbeda dengan lingkungan sekolah. Salah satu cara ampuh agar kita dapat beradaptasi dengan baik yaitu dengan masuk organisasi kampus. Di tempat ini, kita dapat menemukan teman-teman baru yang satu pemikiran, sehingga masa awal di perguruan tinggi terasa lebih seru meski sibuk.
Tidak hanya sebagai teman main, hubungan yang terjalin di organisasi memiliki nilai yang sangat bermanfaat untuk masa depan. Relasi dengan senior, alumni, atau pihak luar kampus lewat berbagai kegiatan organisasi bisa menjadi gerbang yang membuka peluang karir setelah resmi lulus nanti.
3. Upaya untuk melatih manajemen waktu
Alasan penting ikut organisasi kampus berikutnya yaitu sebagai upaya untuk melatih manajemen waktu dengan baik. Saat menjadi anggota sebuah organisasi, mahasiswa dituntut untuk pandai membagi waktu. Kita harus mampu menyusun jadwal dan skala prioritas supaya tugas-tugas kuliah tidak terbengkalai dan tanggung jawab organisasi juga berjalan dengan baik.
Keseriusan dalam mengelola waktu ini akan membentuk karakter serta kepribadian kita menjadi lebih disiplin dan teratur. Dengan begitu, kita terbiasa belajar dan bekerja secara produktif dan punya pola pikir yang dewasa.
4. Melatih keterampilan komunikasi dan kerja sama
Selama aktif berorganisasi, kita akan dihadapkan pada situasi yang mewajibkan kita tampil dan berbicara di depan banyak orang. Pengalaman menyampaikan ide dan menyelesaikan perbedaan pendapat seperti ini membuat kita belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan lancar, percaya diri, dan penuh empati.
Keterampilan komunikasi dan kerja sama dengan tim merupakan modal yang sangat dibutuhkan oleh dunia kerja. Sekarang, perusahaan cenderung lebih tertarik pada pelamar yang memiliki pengalaman organisasi atau magang, dibandingkan dengan lulusan yang memiliki IPK tinggi. Sebab, mereka menilai bahwa kita sudah punya kontribusi nyata dan mental yang kuat.
Demikianlah, penjabaran mengenai alasan penting ikut organisasi kampus dan jenis-jenisnya yang perlu kita ketahui. Semoga setelah membaca artikel ini, teman-teman tidak ragu untuk mendaftar dan menjadi bagian dari organisasi yang sesuai minat dan tujuan kalian, ya!





