8 Perbedaan Jurnal Hasil Penelitian dan Jurnal Pengabdian Masyarakat, Jangan Sampai Salah!

 

8 Perbedaan Jurnal Hasil Penelitian dan Jurnal Pengabdian Masyarakat, Jangan Sampai Salah!

Salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh para dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan tinggi yaitu mempublikasikan karya ilmiah. Jurnal hasil penelitian dan jurnal pengabdian kepada masyarakat merupakan dua jenis tulisan yang paling sering diterbitkan.

Meski sama-sama termasuk dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI), masih banyak yang belum memahami bahwa kedua jurnal tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Pada umumnya, jurnal hasil penelitian mengutamakan proses analisis masalah secara ilmiah, sedangkan jurnal pengabdian masyarakat berorientasi pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di kehidupan nyata.

8 Perbedaan Jurnal Hasil Penelitian dan Jurnal Pengabdian Masyarakat, Jangan Sampai Salah!

Melalui artikel ini, kita akan mengupas beberapa perbedaan jurnal hasil penelitian dan jurnal pengabdian masyarakat secara mendalam. Penasaran apa saja perbedaannya? Yuk, simak penjelasan di bawah ini dimulai dari pengertian penelitian.

Apa itu Penelitian?

Penelitian adalah kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi suatu masalah atau fenomena sekaligus menemukan solusi yang tepat. Bagi seorang dosen, penelitian termasuk tugas pokok yang tercantum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan melaksanakannya, dosen bukan satu-satu pihak yang merasakan dampak positif, tapi juga bermanfaat bagi perguruan tinggi, masyarakat, hingga pemangku kebijakan.

Apa itu Pengabdian Masyarakat?

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) merupakan kegiatan yang berkaitan erat dengan penelitian karena menjadi wadah dalam implementasi ilmu pengetahuan, teknologi, serta temuan dosen di lapangan. Tanpa adanya tindakan nyata lewat PKM, beragam hasil inovasi dan riset ilmiah hanya menjadi tumpukan berkas yang tidak digunakan dengan baik.

Pelaksanaan program ini tidak hanya membantu dosen mendapatkan Angka Kredit (KUM) dan meningkatkan reputasi kampus. Di sisi lain, pengabdian kepada masyarakat juga hadir sebagai solusi nyata untuk menangani berbagai permasalahan di tengah-tengah masyarakat.

Apa Perbedaan Jurnal Hasil Penelitian dan Jurnal Pengabdian Masyarakat?

Berikut adalah beberapa aspek yang membedakan jurnal hasil penelitian dan jurnal pengabdian masyarakat.

1. Perbedaan dari segi konsep

Perbedaan jurnal penelitian dan jurnal pengabdian masyarakat yang pertama yaitu terletak pada konsep atau gagasan yang diusung. Jurnal penelitian fokus pada rangkaian kegiatan ilmiah, seperti identifikasi masalah, metodologi yang digunakan, hingga hasil dan pembahasan. Sementara itu, jurnal pengabdian masyarakat bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara langsung di suatu kelompok masyarakat.

Berdasarkan perbedaan tersebut, bentuk laporan yang disusun oleh dosen juga harus disesuaikan dengan jenis kegiatannya. Dosen yang menulis artikel hasil penelitian akan menyajikan laporan akademis untuk dipublikasikan pada jurnal khusus penelitian.

Sedangkan artikel pengabdian masyarakat berisi penjelasan rinci terkait rencana kegiatan, proses, dan hasil. Laporan tersebut akan dipublikasikan oleh dosen lewat jurnal pengabdian masyarakat guna merekam proses pemanfaatan ilmu bagi publik.

2. Perbedaan pada judul

Perbedaan jurnal hasil penelitian dan jurnal pengabdian masyarakat yang kedua adalah penulisan judul. Pada jurnal penelitian, judul ditulis secara spesifik perihal suatu masalah beserta proses pencarian solusinya. Misalnya, “Strategi Mengatasi Praktik Bullying di SMA X”.

Melalui judul tersebut, pembaca dapat mengetahui isi artikel terkait permasalahan yang terjadi di SMA X. Mereka juga dapat melihat analisis masalah hingga ditemukannya jalan keluar yang relevan.

Di sisi lain, judul pada jurnal pengabdian masyarakat merefleksikan penerapan langsung suatu ilmu atau hasil kajian di lapangan. Contoh judulnya seperti “Aplikasi Teknologi Panel Surya di Desa X”.

Penggunaan kata seperti aplikasi, penerapan, atau implementasi menjadi karakteristik utama. Dengan berbagai diksi tersebut, pembaca dapat dengan mudah mengenali isi artikel ilmiah sebagai hasil kegiatan pengabdian (PKM).

3. Perbedaan pada bagian pendahuluan

8 Perbedaan Jurnal Hasil Penelitian dan Jurnal Pengabdian Masyarakat, Jangan Sampai Salah!

Baik jurnal hasil penelitian maupun jurnal pengabdian masyarakat sama-sama punya bagian pendahuluan, tapi cara penyampaiannya sangat berbeda. Pada jurnal penelitian, pendahuluan memuat latar belakang masalah disusun secara mendalam. Tujuannya, untuk menemukan jawaban atas suatu permasalahan atau solusi untuk memecahkannya.

Sementara itu, bagian pendahuluan pada jurnal pengabdian masyarakat fokus pada masalah riil yang terjadi di tengah warga beserta solusi yang penulis tawarkan. Tidak hanya berupaya untuk mencari jalan keluar, tapi juga menghadirkan ilmu pengetahuan sebagai solusi praktis. Intinya, kegiatan pengabdian ini menjadi sarana implementasi ilmu yang menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

4. Perbedaan pada bagian tinjauan pustaka

Tinjauan pustaka merupakan bagian wajib dalam jurnal hasil penelitian guna memaparkan landasan teori dan kajian terdahulu yang relevan. Dengan adanya bagian ini memperkuat posisi akademis dari isu atau masalah yang dosen teliti. Meski beberapa jurnal penelitian memasukkan literatur ke dalam pendahuluan, fungsinya tetap sama yaitu sebagai pendukung topik yang diangkat.

Sebaliknya, jurnal pengabdian masyarakat tidak memiliki tinjauan pustaka. Sebab, fokus kegiatannya adalah pelaksanaan langsung di lapangan, bukan pengujian teori. Jika bagian ini dicantumkan, isinya hanya berupa uraian singkat tentang ilmu atau produk teknologi yang akan diterapkan kepada masyarakat.

5. Perbedaan pada bagian metode penelitian

Metode pada jurnal hasil penelitian berisi tahapan ilmiah yang ditulis secara detail dan sistematis guna menjawab rumusan masalah. Bagian ini mencakup metode atau cara pengumpulan data, teknik analisis data, sampai perlakuan khusus terhadap objek penelitian. Seluruh penjelasan disusun secara logis dan berurutan agar mudah dipahami oleh pembaca.

Pada jurnal pengabdian masyarakat, metode penelitian memuat berbagai langkah yang akan dilakukan. Mulai dari tahap perencanaan, pelatihan, implementasi, hingga evaluasi program. Penyampain bagian ini juga cenderung lebih singkat dan padat, karena berfokus pada agenda kegiatan tanpa unsur teori.

6. Perbedaan dari segi hasil

Penyajian hasil pada jurnal hasil penelitian berpusat pada temuan dari proses dari kegiatan yang dilakukan. Penulis menunjukkan data kualitatif atau kuantitatif yang sudah dianalisis secara mendalam. Hal ini yang kemudian dijelaskan sebagai temuan utama untuk menjawab rumusan masalah penelitian.

Sedangkan hasil pada jurnal pengabdian masyarakat menyajikan tingkat keberhasilan dari praktik ilmu pengetahuan dan teknologi di lokasi kegiatan. Pada umumnya, bagian ini dilengkapi dengan dokumentasi foto serta data evaluasi dari survei masyarakat setempat.

7. Perbedaan dari segi referensi

Jurnal hasil penelitian memerlukan sumber rujukan (referensi) yang tidak sedikit. Penulis wajib mencantumkan berbagai acuan yang kredibel dan relevan seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, maupun jenis literatur lain untuk memperkuat argumen penelitian.

Di sisi lain, jurnal pengabdian masyarakat tidak membutuhkan referensi yang banyak. Sebab, porsi pembahasan teori atau kajian pustaka dalam laporan pengabdian sangat terbatas. Penulis cenderung lebih mengutamakan wujud aksi penerapan ilmu atau teknologi daripada sitasi teoritis.

8. Perbedaan dari perhitungan KUM

Perbedaan jurnal hasil penelitian dan jurnal pengabdian masyarakat yang terakhir yaitu dilihat dari perhitungan Angka Kredit Dosen (KUM). Publikasi hasil penelitian akan masuk ke dalam poin PAK (Penilaian Angka Kredit) Penelitian, sedangkan artikel pengabdian masyarakat dialokasikan ke PAK Pengabdian kepada Masyarakat. Nilainya sama-sama berbobot 5 poin per publikasi.

Demikianlah, penjelasan mengenai pengertian serta perbedaan jurnal hasil penelitian dan jurnal pengabdian masyarakat. Semoga setelah membaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman terkait salah satu kewajiban dosen dan dunia penulisan karya ilmiah semakin meningkat, ya!

Selamat berkarya dan sampai jumpai di tulisan menarik kami selanjutnya!

 

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn