
Sebagai salah satu fenomena sosial yang hingga kini tak kunjung teratasi, kesenjangan sosial terus menjadi sorotan yang memprihatinkan. Selain karena kondisi geografis, ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebab lahirnya masalah ini.
Ketimpangan sosial yang merupakan istilah lain dari kesenjangan sosial ini memiliki pengaruh besar terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Akibatnya, muncul persoalan lain yang rasanya sulit teratasi seperti kriminalitas dan kemiskinan.
Daftar isi
Toggle5 Faktor Penyebab Terjadinya Kesenjangan Sosial beserta Dampaknya
Melalui artikel ini, kita akan mempelajari berbagai faktor yang memicu terjadinya kesenjangan di masyarakat. Harapannya, setelah membaca keseluruhan tulisan ini, teman-teman dapat mengenal alasan mengapa peristiwa ini ada di tengah-tengah kehidupan kita. Agar makin paham, yuk kita intip penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Artikel yang sesuai:
Apa itu Kesenjangan Sosial?
Kesenjangan sosial menurut Soerjono Soekanto adalah ketidaksesuaian atau ketidakselarasan antara elemen budaya atau masyarakat yang mendatangkan penderitaan di kehidupan kelompok sosial.
Sementara itu, Andrinof A. Chaniago mendefinisikan kesenjangan sosial sebagai hasil pembangunan yang hanya fokus pada sisi ekonomi dan menyepelekan sisi sosial, seperti kesejahteraan masyarakat, keadilan di mata hukum, pelestarian budaya, HAM, dan lingkungan hidup.
Berdasarkan dua pengertian di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa kesenjangan atau ketimpangan sosial merupakan ketidakseimbangan akses maupun peluang untuk mencapai suatu hal dan menggunakan sumber daya yang tersedia.
Maksud sumber daya di sini adalah kebutuhan primer (makanan, tempat tinggal, pendidikan, fasilitas kesehatan, dan pekerjaan) dan kebutuhan sekunder (sarana untuk mengasah kemampuan dan mengembangkan karier).
Apa Ciri-Ciri Terjadinya Kesenjangan Sosial?
Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang menjadi tanda adanya kesenjangan sosial di tengah-tengah masyarakat, yaitu:
- Mayoritas individu dalam masyarakat merasakan hal ini, tidak kelompok tertentu saja.
- Masyarakat merasa tidak nyaman dan aman, serta mengusik norma sosial.
- Kondisi ini dinilai sebagai masalah serius yang harus segera diselesaikan.
- Masyarakat berpendapat bahwa masalah ini membutuhkan solusi komprehensif mulai dari tindakan pencegahan, kontrol sosial, hingga penyelesaian yang dilakukan bersama-sama.
Apa Saja Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kesenjangan Sosial?

Berikut adalah 5 faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya kesenjangan sosial.
1. Ketidaksamaan sumber daya alam
Ketersediaan sumber daya alam yang tidak seimbang bisa menjadi pemicu lahirnya kesenjangan sosial. Sebab, bentang alam dan kondisi fisik setiap wilayah tidaklah sama.
Wilayah yang mempunyai sumber daya alam yang berlimpah relatif lebih maju baik dari segi ekonomi maupun sosial. Namun, dengan catatan, pemerintah dan masyarakat mampu mengurusnya dengan baik dan bijak.
Di sisi lain, wilayah yang memiliki sumber daya alam tidak memadai akan sulit berkembang. Selain menyebabkan ketidakseimbangan pendapatan dan peluang kerja, kondisi ini juga akan menyusahkan masyarakat dalam memperoleh akses ke fasilitas kesehatan serta pendidikan yang layak.
2. Kondisi demografis atau kependudukan
Perbedaan kondisi demografis seperti tingkat pertumbuhan penduduk, kepadatan populasi, dan persebaran usia produktif di setiap daerah bisa menyebabkan ketimpangan dalam mengakses lapangan kerja dan layanan publik lainnya.
Faktor ini juga berkaitan dengan perubahan jumlah penduduk yang timpang maupun yang tidak terkendali. Dinamika kependudukan yang tidak merata ini, memperburuk persaingan untuk mendapatkan mata pencarian yang layak, akses pendidikan dan kesehatan yang bermutu, serta sumber daya yang memadai.
3. Kebijakan Pemerintah
Kebijakan pemerintah yang tidak peduli pada nasib masyarakat kelas menengah ke bawah, menjadi penyebab terjadinya kesenjangan sosial. Pada umumnya, pemerintah membuat keputusan yang hanya mengutamakan masyarakat golongan kelas atas seperti politisi atau pengusaha.
Contohnya:
- Amnesti pajak tanpa syarat yang ketat;
- Kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai);
- Subsidi mobil mewah;
- Mempermudah izin AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan) bagi industri pertambangan;
- Pengadaan lahan skala besar untuk proyek strategis yang merugikan masyarakat adat atau petani.
4. Letak dan kondisi geografis
Kondisi alam atau letak wilayah yang minim sumber daya alam menyebabkan pembangunan infrastruktur serta akses ekonomi dan fasilitas penting di suatu daerah cenderung terhambat. Masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi sulit mendirikan jembatan atau membuat jalan, dibandingkan masyarakat yang mendiami dataran rendah. Oleh karena itu, masyarakat dataran tinggi sulit untuk berkembang dan selalu tertinggal.
5. Pengaruh globalisasi
Globalisasi membuka pasar bebas yang menguntungkan pemilik modal besar dan pekerja yang memiliki keterampilan tinggi, tapi di sisi lain, pekerja lokal yang kurang terampil kalah bersaing dengan tenaga asing. Selain itu, faktor ini juga terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang tidak seimbang, negara maju semakin mendominasi, dan persaingan pasar global yang hanya menguntungkan pihak tertentu.
Kesenjangan sosial juga dapat terjadi karena ada anggota masyarakat yang tidak dapat beradaptasi dengan arus globalisasi. Akibatnya, mereka akan tertinggal dan terabaikan dalam kehidupan sosial.
Apa Saja Dampak Kesenjangan Sosial?
Berikut adalah tabel yang berisi penjelasan tentang dampak atau akibat adanya ketimpangan sosial di masyarakat.
No. | Dampak | Penyebab |
| 1 | Naiknya angka pengangguran | Akses dan kesempatan kerja yang tidak merata membuat masyarakat kalah bersaing dan sulit mendapatkan pekerjaan. |
| 2 | Kemiskinan semakin meningkat | Lapangan kerja yang terbatas membuat kebutuhan dasar masyarakat kelas bawah sulit terpenuhi, sehingga rantai kemiskinan tidak akan terputus. |
| 3 | Kriminalitas | Tekanan hidup dan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan hidup mengakibatkan seseorang melakukan tindakan kejahatan, seperti mencuri, begal, atau merampok. |
| 4 | Ketidakpastian target pasar | Ketimpangan daya beli yang lebar antara kelompok masyarakat kelas atas dan kelas bawah menyulitkan dunia usaha dalam merancang strategi bisnis. |
| 5 | Krisis tenaga kerja yang kompeten | Adanya kendala dalam menjangkau pendidikan berkualitas menurunkan tingkat keterampilan angkatan kerja, sehingga perusahaan sulis memperoleh tenaga ahli. |
FAQ Seputar Faktor Penyebab Terjadinya Kesenjangan Sosial
Di bawah ini merupakan beberapa pertanyaan sekaligus jawaban yang berkaitan dengan kesenjangan sosial.
Q1: Bagaimana cara mengatasi kesenjangan sosial?
Ada berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan kesenjangan sosial antara lain yaitu dengan meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia), mengoptimalkan pengelolaan serta pemanfaatan sumber daya alam, pembangunan yang merata di setiap daerah, hingga membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya.
Q2: Apa contoh kesenjangan sosial di bidang ekonomi?
- Ketidaksamaan gaji atau upah antara karyawan tetap dan karyawan kontrak.
- Pengusaha besar lebih mudah memperoleh pinjaman modal usaha daripada UMKM.
- Di tengah banyaknya orang yang hidup kesulitan, ada sebagian orang yang hidup bergelimang harta.
Q3: Apa contoh kesenjangan sosial di bidang pendidikan?
- Banyak sekolah di daerah terpencil yang rusak parah dan fasilitas yang tersedia jauh dari kata layak.
- Kualitas guru di sekolah perkotaan lebih baik ketimbang di pedesaan.
- Biaya pendidikan yang tinggi hanya dapat dijangkau oleh masyarakat kalangan atas.
Nah, itulah uraian tentang kesenjangan sosial, mulai dari pengertian, ciri-ciri, faktor penyebab, hingga dampaknya bagi kehidupan masyarakat. Semoga setelah membaca artikel ini, teman-teman tidak hanya memahami berbagai aspek yang memicu permasalahan sosial ini, tapi juga menemukan solusi untuk menyelesaikannya.





