Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Menerbitkan buku untuk pertama kalinya memang sering membuat penulis pemula bingung. Terutama ketika harus memilih antara menggunakan QRCBN atau ISBN.

Kedua kode identitas buku tersebut sama-sama berfungsi sebagai penanda keaslian dan legalitas buku, tetapi manfaat serta pembiayaannya berbeda. Memahami dengan baik terkait kedua kode identitas buku tersebut perlu untuk kamu lakukan.

Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan memaparkan berbagai perbedaan antara QRCBN dan ISBN. Kami juga akan memberikan rincian biaya menerbitkan buku QRCBN vs ISBN. Selengkapnya bisa kamu simak pada uraian di bawah ini:

Pengertian QRCBN dan ISBN

Sebelum kita membahas lebih lanjut terkait rincian biaya menerbitkan buku QRCBN vs ISBN, mari kita ulik apa sebenarnya QRCBN dan ISBN. Pembahasan ini bisa kamu lihat sebagai berikut:

Apa Itu QRCBN?

QRCBN adalah kode identitas buku yang dikeluarkan dan diproses langsung oleh Perpustakaan Nasional, sama seperti ISBN. Perbedaannya, QRCBN berfungsi sebagai kode identifikasi nasional, bukan internasional.

Banyak penulis memilih QRCBN karena proses pengajuannya cepat serta biayanya lebih terjangkau dibanding ISBN. Yaitu cukup dalam waktu satu hari saja. Meskipun demikian, QRCBN tidak tercatat dalam katalog internasional dan hanya diakui di tingkat nasional.

Sehingga tidak cocok untuk distribusi luas. Oleh karena itu, QRCBN lebih ideal untuk kebutuhan internal, penjualan terbatas, atau penerbitan cepat tanpa tuntutan kredibilitas global.

Apa Itu ISBN?

ISBN atau International Standard Book Number adalah nomor identitas buku yang diakui secara internasional dan dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional. Dengan ISBN, bukumu terdaftar secara resmi dan dapat diakses melalui katalog global.

Pengakuan ini membuat ISBN menjadi standar bagi buku-buku profesional, baik fiksi maupun nonfiksi. ISBN juga sering menjadi syarat utama jika kamu ingin distribusi yang lebih luas seperti ke perpustakaan, toko buku, marketplace besar, hingga penilaian akademik.

Karena legalitasnya lebih kuat, biaya penerbitan ISBN biasanya lebih tinggi dibanding QRCBN. Meski begitu, manfaat jangka panjangnya jauh lebih besar.

Perbedaan Legalitas QRCBN VS ISBN

QRCBN hanya diakui secara internal oleh penerbit yang mengeluarkannya dan tidak masuk dalam database resmi apa pun. Buku dengan QRCBN biasanya tidak dapat digunakan untuk keperluan akademik, penilaian angka kredit, atau distribusi formal.

Hal tersebut membuatnya lebih cocok untuk kebutuhan ringan seperti souvenir, jurnal pribadi, atau penjualan terbatas. Sebaliknya, ISBN memiliki legalitas penuh karena diterbitkan oleh Perpusnas dan diakui secara global.

Buku ber-ISBN dapat dipasarkan lebih luas, digunakan untuk kepentingan akademik, serta didaftarkan ke perpustakaan dan distributor besar. Perbedaan legalitas ini memengaruhi nilai jangka panjang bukumu di kemudian hari

Kelebihan QRCBN vs ISBN

Selanjutnya terkait dengan kelebihan QRCBN vs ISBN yaitu:

Kelebihan menggunakan QRCBN

Salah satu kelebihan QRCBN adalah biaya yang lebih rendah sehingga cocok untuk penulis pemula dengan anggaran terbatas. Selain itu, proses penerbitan QRCBN lebih cepat. Ini membantu ketika kamu ingin menerbitkan buku dengan deadline singkat.

Selain hemat biaya, QRCBN juga cukup untuk buku-buku internal seperti modul kelas kecil, jurnal pribadi, atau buku kegiatan organisasi. Karena tidak memerlukan pencatatan formal, QRCBN terasa lebih fleksibel untuk kebutuhan sederhana.

Kelebihan menggunakan ISBN

ISBN memberikan pengakuan resmi yang membuat buku kamu dianggap profesional oleh pembaca, perpustakaan, dan institusi akademik. Legalitas ini juga membuka pintu untuk pemasaran lebih luas, termasuk listing di marketplace besar.

Selain itu, buku ber-ISBN dapat disitasi oleh peneliti, digunakan dalam penilaian angka kredit, dan masuk ke arsip perpustakaan nasional. Ini menjadikannya pilihan terbaik bagi penulis yang ingin membangun reputasi jangka panjang. Bagi penulis akademik, ISBN hampir selalu menjadi kebutuhan utama.

Kekurangan QRCBN vs ISBN

Apa sih kekurangan QRCBN vs ISBN? Yuk simak pembahasannya sebagai berikut:

Kekurangan QRCBN

Kekurangan utama QRCBN adalah tidak diakuinya kode ini oleh lembaga formal sehingga buku bisa mengalami keterbatasan dalam hal distribusi. Bahkan, beberapa pembaca menganggap QRCBN sebagai penanda buku yang tidak sepenuhnya profesional.

Selain itu, QRCBN tidak cocok bagi penulis yang ingin karya mereka digunakan sebagai referensi ilmiah. Karena tidak ada pencatatan metadata resmi, buku sulit ditemukan oleh pembaca di luar lingkup terbatas. Kekurangan ini membuat QRCBN kurang ideal untuk publikasi jangka panjang.

Kekurangan ISBN

Kekurangan utama ISBN adalah biaya layanan yang lebih tinggi dibanding QRCBN. Selain itu, proses penerbitan ISBN membutuhkan waktu lebih lama karena harus melalui verifikasi dan pengiriman data ke Perpusnas.
Hal tersebut bisa menjadi hambatan bagi penulis yang ingin menerbitkan buku dengan cepat. Nah, selain biaya dan waktu, beberapa penulis pemula merasa proses pengajuan ISBN terasa rumit.

Namun, penerbit profesional biasanya membantu seluruh proses sehingga menjadi lebih mudah. Dengan bantuan penerbit, kekurangan ini sering kali tidak menjadi masalah besar.

Mana yang Lebih Cocok untuk Penulis Pemula?

Lalu antara QRCBN vs ISBN, mana yang cocok untuk penulis pemula? Jawabannya tergantung situasi dan kebutuhan masing-masing penulis.

Jika kamu ingin menerbitkan buku pertama dengan biaya rendah dan kebutuhan distribusi kecil, QRCBN bisa menjadi pilihan awal. QRCBN cocok untuk buku-buku personal, antologi internal, atau karya yang tidak menargetkan pasar luas.

Namun, jika kamu ingin membangun reputasi sebagai penulis, menjual buku secara luas, atau menargetkan pasar akademik, ISBN jauh lebih unggul. ISBN memberikan legitimasi dan jangkauan yang lebih besar sehingga bukumu lebih dihargai. Pilihan terbaik tergantung tujuan jangka panjangmu sebagai penulis.

Perbandingan Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN

Secara umum, biaya menerbitkan buku dengan QRCBN lebih murah karena prosesnya lebih sederhana. Banyak penerbit indie menetapkan harga yang lebih rendah karena proses pengajuan ke Perpustakaan Nasionalnya cepat dan tidak ada syarat yang rumit.

Hal tersebut membuat QRCBN menjadi opsi ekonomis bagi penulis yang ingin mencoba menerbitkan karya tanpa biaya besar. Di sisi lain, biaya menerbitkan buku ber-ISBN biasanya lebih tinggi karena melibatkan proses registrasi, pencatatan metadata, hingga pengiriman file ke Perpusnas.

Meskipun lebih mahal, ISBN memberikan nilai tambah berupa legalitas, kredibilitas, dan kesempatan distribusi yang lebih luas. Perbedaan biaya ini sebanding dengan manfaat yang diberikan.

Detail rincian biaya menerbitkan buku QRCBN vs ISBN

Oke, agar kamu lebih paham dan mempunyai gambaran terkait rincian harga buku QRCBN vs ISBN maka kami akan mengambilkan contoh dari paket penerbitan buku di Ruang Akademisi. Simak rincian berbagai paket penerbitan QRCBN dan ISBN-nya di bawah ini:

Paket Terbit Hemat (QRCBN)

Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Biaya menerbitkan buku itu tidak selalu mahal. Ada juga paket hemat yang bisa kamu pilih. Dengan dana sebesar Rp725.000 proses penerbitan buku bisa berlangsung dengan layanan dan fasilitas lengkap sebagai berikut:

Daftar layanan yang akan kamu peroleh dengan paket terbit Hemat:

  • Terbit dengan kode QRCBN
  • Layout buku
  • Desain cover
  • Editing naskah
  • Poster promosi
  • Dan free pembatas buku

Sementara itu fasilitas yang akan kamu peroleh yaitu:

  • Bukumu akan didistribusikan ke berbagai marketplace dan website toko Detak Pustaka.
  • Free 5 eksemplar buku
  • Royalti 15%
  • Dan terdaftar di Perpustakaan Nasional, Gramedia Digital dan Google Play Book.
Paket Terbit Bisnis

Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Agar buku yang kita terbitkan lebih mudah pelacakan distribusi dan penjualannya maka kita bisa memberikannya kode identitas berupa ISBN. ISBN ini juga biasanya menjadi syarat wajib untuk buku yang kita ajukan guna memperoleh poin KUM.

Biaya menerbitkan buku lengkap dengan ISBN di Ruang Akademisi cukup terjangkau, yaitu hanya Rp1.425.000. Berbagai layanan dan fasilitas yang kamu peroleh yaitu:

Daftar layanan yang akan kamu peroleh:

  • Terbit dengan ISBN
  • Layout buku
  • Desain cover
  • Editing naskah
  • Poster promosi
  • Dan free pembatas buku

Sementara itu fasilitas yang akan kamu peroleh yaitu:

  • Bukumu akan didistribusikan ke berbagai marketplace dan website toko Detak Pustaka.
  • Free 15 eksemplar buku
  • Royalti 15%
  • Dan terdaftar di Perpustakaan Nasional, Gramedia Digital dan Google Play Book.
Paket Terbit All In One

Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Agar manfaat dari buku yang kamu terbitkan lebih powerfull maka mendaftarkannya ke HAKI bisa jadi solusi. Selain itu, karya yang kamu terbitkan tersebut juga jadi lebih terlindungi.

Proses pengurusan HAKI ini bisa kamu lakukan sendiri. Dan bila ingin lebih praktis menggunakan paket terbit All in One bisa jadi pilihan. Biayanya lebih murah, yaitu hanya Rp1.675.000 bukumu bisa terbit dengan lebih baik lagi. Nah, dengan biaya tersebut kamu akan mendapatkan layanan dan fasilitas sebagai berikut ini:

Daftar layanan yang akan kamu peroleh:

  • Terbit ISBN
  • Sertifikat HAKI
  • Layout buku
  • Desain cover
  • Editing naskah
  • Poster promosi
  • Dan free pembatas buku

Sementara itu fasilitas yang akan kamu peroleh yaitu:

  • Bukumu akan didistribusikan ke berbagai marketplace dan website toko Detak Pustaka.
  • Free 15 eksemplar buku
  • Royalti 15%
  • Dan terdaftar di Perpustakaan Nasional, Gramedia Digital dan Google Play Book.
Paket Terbit Konversi

Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Layanan terbit dengan paket konversi ini cocok untuk kamu yang ingin menerbitkan buku tidak dari nol. Mengapa demikian? Sebab, kamu hanya perlu mengirimkan KTI milikmu dan kami akan merombaknya menjadi buku ber ISBN melalui proses restruktur naskah.

KTI di sini bisa artikel jurnal, skripsi, tesis sampai disertasi. Nah, layanan dan fasilitas yang akan kamu peroleh dengan biaya hanya Rp2.050.000 yaitu:

Daftar layanan yang akan kamu peroleh:

  • Konversi naskah melalui proses restruktur naskah KTI menjadi buku
  • Terbit dengan ISBN
  • Layout buku
  • Desain cover
  • Editing naskah
  • Poster promosi
  • Dan free pembatas buku

Sementara itu fasilitas yang akan kamu peroleh yaitu:

  • Bukumu akan didistribusikan ke berbagai marketplace dan website toko Detak Pustaka.
  • Free 5 eksemplar buku
  • Royalti 15%
  • Dan terdaftar di Perpustakaan Nasional, Gramedia Digital dan Google Play Book.
Paket Terbit Prioritas

Rincian Biaya Menerbitkan Buku QRCBN VS ISBN, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Jika karya yang kamu tulis lebih dominan menggunakan elemen warna, memilih paket jasa terbit prioritas dengan biaya Rp2.400.000 bisa menjadi pilihan terbaik. Dengan dana tersebut kamu bisa mendapatkan layanan dan fasilitas lengkap sebagai berikut ini:

Daftar layanan yang akan kamu peroleh:

  • Terbit ISBN
  • Layout buku
  • Desain cover
  • Editing naskah
  • Poster promosi
  • Dan free pembatas buku

Sementara itu fasilitas yang akan kamu peroleh yaitu:

  • Bukumu akan didistribusikan ke berbagai marketplace dan website toko Detak Pustaka.
  • Free 15 eksemplar buku
  • Royalti 15%
  • Dan terdaftar di Perpustakaan Nasional, Gramedia Digital dan Google Play Book.

Oh, iya untuk berbagai paket penerbitan di atas ketentuan yang perlu kamu perhatikan. Yaitu ukuran bukunya yaitu A5, dengan jumlah halaman maksimalnya 150 halaman.

Bagaimana jika bukumu lebih dari itu? Tentunya ada tambahan harga, untuk detail harga bisa kamu konsultasi terlebih dahulu, ya nantinya. Jadi, rincian biaya menerbitkan buku QRCBN vs ISBN juga dipengaruhi oleh berbagai hal lainnya, ya.

Kesimpulan: Pilih QRCBN atau ISBN?

Memilih antara QRCBN dan ISBN harus disesuaikan dengan tujuan, anggaran, dan target pembaca kamu. QRCBN unggul di aspek biaya dan kecepatan, tetapi terbatas dalam legalitas dan distribusi. Sementara itu, ISBN memberikan manfaat besar untuk karier kepenulisan dan pemasaran.

Jika kamu ingin buku yang diakui secara profesional dan dapat didistribusikan luas, ISBN adalah pilihan paling tepat. Tetapi jika kamu hanya membutuhkan buku untuk penggunaan terbatas, QRCBN bisa menjadi opsi ekonomis.

Nah, sekian artikel terkait dengan rincian biaya menerbitkan buku QRCBN vs ISBN ini ya. Semoga kamu cepat bisa menentukan, apakah menggunakan QRCBN atau ISBN!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn